Showing posts with label Olah Raga. Show all posts
Showing posts with label Olah Raga. Show all posts

Thursday, June 5, 2008

piala eropa

Jadwal Pertandingan Piala Eropa




No Tanggal Hari Jam (wib) Grup Versus Kota Skor
Babak Penyisihan
1 08 Jun Minggu 00:00 A Swiss vs Republik Ceko St. Jakob-Park, Basel -

2 08 Jun Minggu 02:45 A Portugal vs Turki Stade de Geneve, Jenewa -

3 09 Jun Senin 00:00 B Austria vs Kroasia Ernst Happel Stadion -

4 09 Jun Senin 02:45 B Jerman vs Polandia Worthersee Stadion -

5 10 Jun Selasa 00:00 C Rumania vs Prancis Letzigrund Stadion -

6 10 Jun Selasa 02:45 C Belanda vs Italia Stade de Suisse Wankdorf -

7 11 Jun Rabu 00:00 D Spanyol vs Rusia Tivoli-Neu, Innsbruck -

8 11 Jun Rabu 02:45 D Swedia vs Yunani Wals-Siezenheim, Salzburg -

9 12 Jun Kamis 00:00 A Republik Ceko vs Portugal Stade de Geneve, Jenewa -

10 12 Jun Kamis 02:45 A Swiss vs Turki St. Jakob-Park, Basel -

11 13 Jun Jumat 00:00 B Kroasia vs Jerman Worthersee Stadion -

12 13 Jun Jumat 02:45 B Austria vs Polandia Ernst Happel Stadion -

13 14 Jun Sabtu 00:00 C Italia vs Rumania Letzigrund Stadion -

14 14 Jun Sabtu 02:45 C Prancis vs Belanda Stade de Suisse Wankdorf -

15 15 Jun Minggu 00:00 D Swedia vs Spanyol Tivoli-Neu, Innsbruck -

16 15 Jun Minggu 02:45 D Yunani vs Rusia Wals-Siezenheim, Salzburg -

17 16 Jun Senin 02:45 A Swiss vs Portugal St. Jakob-Park, Basel -

18 16 Jun Senin 02:45 A Turki vs Republik Ceko Stade de Geneve, Jenewa -

19 17 Jun Selasa 02:45 B Polandia vs Kroasia Worthersee Stadion -

20 17 Jun Selasa 02:45 B Jerman vs Austria Ernst Happel Stadion -

21 18 Jun Rabu 02:45 C Belanda vs Rumania Stade de Suisse Wankdorf -

22 18 Jun Rabu 02:45 C Italia vs Prancis Letzigrund Stadion -

23 19 Jun Kamis 02:45 D Yunani vs Spanyol Wals-Siezenheim, Salzburg -

24 19 Jun Kamis 02:45 D Rusia vs Swedia Tivoli-Neu, Innsbruck -


Babak Perempat Final
25 20 Juni Jumat 02.45 Perempatfinal Winner A vs Runner-up B Basel -

26 21 Juni Sabtu 02.45 Perempatfinal Winner B vs Runner-up A Wina -

27 22 Juni Minggu 02.45 Perempatfinal Winner C vs Runner-up D Basel -

28 23 Juni Senin 02.45 Perempatfinal Winner D vs Runner-up C Wina -


Babak Semifinal
29 26 Juni Kamis 02.45 Semifinal Winner 25 vs Winner 26 Basel -

30 27 Juni Jumat 02.45 Semifinal Winner 27 vs Winner 28 Wina -


Babak Final
31 30 Juni Senin 02.45 Final Winner 29 vs Winner 30 Wina -



Jadwal Siaran Langsung




Live Tgl Hari Jam (wib) Grup Versus
RCTI 8 Juni Minggu 00.00 A Swiss vs Republik Ceko
RCTI 8 Juni Minggu 02.45 A Portugal vs Turki
RCTI 9 Juni Senin 00.00 B Austria vs Kroasia
RCTI 9 Juni Senin 02.45 B Jerman vs Polandia
RCTI 10 Juni Selasa 00.00 C Rumania vs Prancis
RCTI 10 Juni Selasa 02.45 C Belanda vs Italia
RCTI 11 Juni Rabu 00.00 D Spanyol vs Rusia
RCTI 11 Juni Rabu 02.45 D Swedia vs Yunani
RCTI 12 Juni Kamis 00.00 A Republik Ceko vs Portugal
RCTI 12 Juni Kamis 02.45 A Swiss vs Turki
RCTI 13 Juni Jumat 00.00 B Kroasia vs Jerman
RCTI 13 Juni Jumat 02.45 B Austria vs Polandia
RCTI 14 Juni Sabtu 00.00 C Italia vs Rumania
RCTI 14 Juni Sabtu 02.45 C Prancis vs Belanda
RCTI 15 Juni Minggu 00.00 D Swedia vs Spanyol
RCTI 15 Juni Minggu 02.45 D Yunani vs Rusia
RCTI 16 Juni Senin 02.45 A Swiss vs Portugal
Global/TPI 16 Juni Senin 02.45 A Turki vs Republik Ceko
RCTI 17 Juni Selasa 02.45 B Polandia vs Kroasia
Global/TPI 17 Juni Selasa 02.45 B Jerman vs Austria
RCTI 18 Juni Rabu 02.45 C Belanda vs Rumania
Global/TPI 18 Juni Rabu 02.45 C Italia vs Prancis
RCTI 19 Juni Kamis 02.45 D Yunani vs Spanyol
Global/TPI 19 Juni Jumat 02.45 D Rusia vs Swedia
RCTI 20 Juni Jumat 02.45 Perempatfinal Winner A vs Runner-up B
RCTI 21 Juni Sabtu 02.45 Perempatfinal Winner B vs Runner-up A
RCTI 22 Juni Minggu 02.45 Perempatfinal Winner C vs Runner-up D
RCTI 23 Juni Senin 02.45 Perempatfinal Winner D vs Runner-up C
RCTI 26 Juni Kamis 02.45 Semifinal Winner 25 vs Winner 26
RCTI 27 Juni Jumat 02.45 Semifinal Winner 27 vs Winner 28
RCTI 30 Juni Senin 02.45 Final Winner 29 vs Winner 30
Klasemen
Grup A
M M S K SG Pt
Republik Ceko 0 0 0 0 0-0 0
Turki 0 0 0 0 0-0 0
Portugal 0 0 0 0 0-0 0
Swiss 0 0 0 0 0-0 0

Grup B
M M S K SG Pt
Austria 0 0 0 0 0-0 0
Jerman 0 0 0 0 0-0 0
Kroasia 0 0 0 0 0-0 0
Polandia 0 0 0 0 0-0 0

Grup C
M M S K SG Pt
Belanda 0 0 0 0 0-0 0
Rumania 0 0 0 0 0-0 0
Italia 0 0 0 0 0-0 0
Prancis 0 0 0 0 0-0 0

Grup D
M M S K SG Pt
Swedia 0 0 0 0 0-0 0
Yunani 0 0 0 0 0-0 0
Spanyol 0 0 0 0 0-0 0
Rusia 0 0 0 0 0-0 0
Selengkapnya......

Sunday, May 25, 2008

Christiano Ronaldo

Menggeluti sepakbola dengan serius sejak usianya baru menginjak delapan tahun, Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro atau yang dikenal dengan Cristiano Ronaldo, langsung memikat para pemilik klub di Portugal. Ia ditarik menjadi anggota klub yunior Andorinha tempat ayahnya bekerja sebagai penyedia perlengkapan.

Pada usia sepuluh tahun, bakat pemain kelahiran 5 Februari 1985 itu sudah tercium banyak klub profesional. Dua klub berebut mendapatkannya, yakni CS Maritimo dan CD Nacional. Maritimo adalah klub yang cukup besar, sayangnya mereka terlambat mendatangkan Ronaldo kecil yang keburu bergabung dengan CD Nacional.

Di klub junior itu, Ronaldo ikut mengantarkan klubnya memenangkan gelar kejuaraan nasional. Ia kemudian diberi kesempatan berlatih selama tiga hari di klub profesional, Sporting Lisbon. Sporting kemudian merekrutnya pada saat Ronaldo masih berusia 14 tahun. Ronaldo bergabung dengan klub yunior Sporting yang berlatih di Alcochete yang dikenal sebagai ‘pabrik sepkbola’ di Portugal.

Ronaldo kemudian terpilih sebagai pemain Timnas Portugal yang mengikuti kejuaraan UEFA U-17. Penampilannya di ajang itulah yang membuat namanya mulai dilirik klub-klub besar dunia. Orang yang pertama kali jatuh cinta pada Ronaldo adalah mantan pelatih Liverpool, Gerard Houllier. Houllier berniat mendatangkan Ronaldo ke Anfield. Tetapi karena usianya masih 16 tahun, manajemen klub memutuskan untuk memberi Ronaldo waktu. Tetapi, tahun 2003, Liverpool justru kalah cepat dari Manchester United yang berhasil memboyongnya ke Old Trafford dengan trnasfer sebesar 12,24 juta pound.

Sir Alex Ferguson, pelatih MU benar-benar terpikat dengan penampilan Ronaldo yang dinilainya sangat dinamis, bisa bermain sebagai gelandang serang, pemain sayap, bahkan, menjadi striker jika dibutuhkan. Kedatangan Ronaldo ke Old Trafford bersamaan dengan kepergian bintang mereka, David Beckham ke Real Madrid. Karena itu, kedatangan Ronaldo disambut gegap gempita, bahkan ia dianugerahi kaos nomor 7, nomor keramat milik Beckham. Dan Ronaldo membuktikan dirinya, bahwa ia pantas memakai nomor itu.

Di Timnas, Ronaldo memulai debutnya Agustus 2003 saat Portugal menghadapi Khazakstan. Ia menyumbang satu-satunya gol Portugal saat mereka dikalahkan Yunani 1-2 di partai pembuka Euro 2004 yang diadakan di negaranya. Ia juga menyumbang satu gol saat mereka mengalahkan Belanda di perempat final. Sayangya ia gagal menyumbang gol di partai final saat negaranya kembali dikalahkan Yunani.

Di babak kualifikasi Piala Dunia 2006 zona Eropa, ia menyumbang 7 gol untuk timnya. Di Jerman, ia menjadi pilihan utama pelatih Portugal Luis Felipe Scolari. Ronaldo mencetak gol pertamanya di Piala Dunia dari titik putih saat mereka mengalahkan Iran. Portugal kemudian bertemu Inggris di babak perempat final. Ia bertemu dengan teman-temannya sesama MU, terutama sahabatnya Wayne Rooney. Celakanya, Ronaldo malah berseteru dengan Rooney saat menjatuhkan teman setimnya, Ricardo Carvalho. Ronaldo dituduh memprovokasi wasit untuk memberi kartu merah kepada Rooney, hubungannya merenggang.

Ronaldo mencetak gol terakhir saat pertandingan itu harus diakhiri dengan adu penalti. Dan setelah itu, hubungannya dengan MU makin merenggang. Berkali-kali ia menyatakan keinginannya untuk hijrah ke Spanyol, apalagi ia mendapat tawaran dari calon Presiden Real Madrid, Villar Mir. Tetapi, hingga saat ini, MU tetap tak melepasnya, apalgi Ronaldo terikat kontrak di Old Trafford hingga tahun 2010.

Selain dikenal sebagai pesepakbola yang brilian, Ronaldo juga dikenal dengan sifat sosialnya. Publik sepakbola Indonesia mungkin takkan lupa atas kedatangannya untuk mengunjungi korban tsunami Aceh dan santunannya kepada salah seorang anak Aceh bernama Martunis yang dilihatnya di televisi menggunakan kaos Timnas Portugal. (Yog) Selengkapnya......

Rossi Confident

Rossi confident for Mugello after important test
Wednesday, 21 May 2008

Valentino Rossi will be brimming with confidence at his home race in round six after some good test results on the back of his French win.


Focusing mainly on working with Bridgestone during his two day stay in Le Mans, following his sensational Alice Grand Prix de France triumph, Valentino Rossi concentrated on qualifiers on Monday and race tyres on Tuesday, with his findings boosting his already buoyant confidence levels.

The Italian has never doubted his own ability over the past two inconsistent and fruitless seasons, but the current competitiveness of his Yamaha M1 and his blossoming relationship with Bridgestone mean he is looking particularly strong at present.

Hoping to maintain the momentum of successive victories at Shanghai and Le Mans in his home race at round six in Italy next time out, Rossi hopes apply more pressure on his rivals at Mugello by starting on pole for the first time with Bridgestone, having seen Michelin riders take a clean sweep of five straight poles thus far in 2008.

The Doctor told motogp.com about the focus of his Monday test workout, `I used a lot of qualifiers because it is one of the main targets for us. They brought some new stuff for us, to try to improve. We want to fight with Michelin for pole position. We found some good tyres, better than what we had at the weekend, so we feel confident for Mugello.´

Talking in general about the Le Mans post-GP practice, he added, `We haven´t had any new parts from Yamaha but we have worked a lot on qualifiers and also on some new race tyres. We have also worked on the electronics to have a better traction control system and acceleration and a better engine braking system.´

Asked what, if anything, he would improve on his current Yamaha 800cc prototype, Rossi answered, `I´m happy with the M1, though I think now we need to concentrate on the engine, in order to have more power but with the same drive-ability. They are working on it already in Japan so we just have to wait for the development.´

As the Fiat Yamaha team departed from France at the end of a highly positive visit, Rossi´s team manager Davide Brivio commented, `The next eight weeks brings six races in close succession and we need to be at the top of our game. Valentino did a very good time with a race tyre this afternoon (Tuesday) so it´s clear we´re working well, and now we´re leaving Le Mans with some great memories and with everyone feeling positive and motivated for the busiest stage of the season.´


TAGS Selengkapnya......

Brazil rangkul Pele

Bukti adanya rekonsiliasi antara Ricardo Teixeira dengan Edison Arantes do Nascimento atau yang lebih dikenal dengan nama Pele. Legenda sepakbola dunia asal Brasil itu selama ini kerap disebut-sebut mempunyai hubungan yang buruk dengan Teixeira, Presiden Konfederasi Sepakbola Brasil (CBF). Langkah perdamaian itu ditunjukkan dengan kesediaan Pele untuk bergabung bersama Panitia Penyelenggara putaran final Piala Dunia (PD) 2014.

Seperti yang diketahui, pada 30 Oktober 2007 lalu, FIFA menetapkan Brasil sebagai tuan rumah PD 2014. Ketika itu, sesuai keputusan FIFA, PD 2014 bakal digelar di negara-negara yang tergabung dalam Konfederasi Sepakbola Amerika Latin (CONMEBOL). Karena hanya ada satu negara yang berani mencalonkan diri, yaitu Brasil, FIFA tidak punya pilihan lain. Dengan demikian, untuk kali kedua Brasil mendapat kehormatan menjadi host PD. Sebelumnya pada 1950, Brasil menjadi tuan rumah PD yang keempat sepanjang sejarah.

“Saya ingin jadi bagian dari penyelenggaraan PD yang sangat penting artinya bagi Brasil,” tegas Pele seperti yang dikatakannya kepada televisi Globo, Kamis, (6/3) kemarin, seperti yng dikutip Reuters. Dalam wawancaranya itu, Pele didampingi Teixeira. “Saya berharap apa yang dipersembahkan Brasil nantinya dapat menjadi contoh bagi FIFA dan dunia. Saya yakin saya bisa memberikan kontribusi bagi kesuksesan PD yang dilaksanakan di negara kami,” imbuh Pele.

Sejak Teixeira naik tahta menjadi Presiden CBF pada 1989 lalu, hubungannya dengan Pele memburuk. Yang pertama terjadi pada 1993 lalu ketika FIFA tidak mengundang Pele dalam acara undian PD 1994 yang dilangsungkan di Las Vegas, AS. Pele merasa diabaikan Teixeira yang notabene menantu Joao Havelange, Presiden FIFA saat itu.

Karenanya, Pele membalas dendam perlakuan Teixeira dengan menolak mendukung pencalonan Brasil sebagai tuan rumah PD 2006, sehari sebelum pemungutan suara yang digelar di Zurich, Swiss.

Tampaknya kali ini Pele bakal kebagian tugas sebagai ambassador PD 2014. Hal itu diungkapkan Teixeira. “Ia bakal banyak melakukan kunjungan ke negara lain. Ialah sosok yang paling tepat untuk merepresentasikan Brasil,” aku sang presiden. Selengkapnya......

Laba Final Liga Champion

Satu hal yang tidak dapat dipisahkan dari perhelatan Final Liga Champions adalah uang. Tim peserta boleh berganti, venue final boleh saja berpindah, namun jumlah uang yang beredar tidak pernah berkurang. Bahkan kemungkinan besar, setiap tahun jumlah uang yang bergulir di kompetisi antar klub Eropa tertinggi ini makin besar.

Tim pemenang akan membawa pulang sekitar 85 juta pound (sekitar Rp 1,55 triliun) sebagai hadiah dan berbagai keuntungan komersial yang didapat. Sedangkan tim yang kalah juga menerima uang dalam jumlah menggiurkan. Meski tidak sebesar tim juara, namun mereka minimal mengantongi 30 juta pound.

Namun dampak ekonomi final tidak berhenti sampai di situ. Dampak ekonomi laga final juga akan terjadi pada kegiatan-kegiatan non-sepakbola. Jutaan pounds akan dibelanjakan para penonton di supermarket guna memenuhi kebutuhan makan-minum mereka. Bar-bar yang menyajikan laga ini pun akan turut kebanjiran pengunjung. Pihak lain yang juga menangguk keuntungan adalah maskapai penerbangan. Minimal terdapat 50.000 warga Inggris yang terbang ke Rusia.

Menurut pimpinan Pusat Universitas Coventry untuk urusan bisnis sport Internasional, Professor Simon Chadwick, uang yang beredar kali ini kemungkinan besar akan menjadi yang terbesar. Dengan total melebihi 210 juta pound. Ia berkata seperti dikutip Times: “Berbeda dengan babak penyisihan grup, dan babak knock out, ini adalah salah satu laga final terbesar dunia. Dapat disejajarkan dengan pertandingan Super Bowl yang dimiliki National Football League di Amerika Serikat.”

Datangnya puluhan ribu fans, tamu VIP, dan staf perusahaan TV akan membuat Moskow lebih kaya sekitar 35 juta pound. Berdasarkan survei terhadap pemegang kartu MasterCard, Chadwick menyimpulkan kalau umumnya uang tersebut akan dikeluarkan untuk membayar kamar hotel, makan dan minum. Namun masih ada bonus sekitar 10 juta pound untuk kota tim juara. Bonus ini memang tidak didapat secara langsung, melainkan melalui pertumbuhan sektor pariwisata yang terkatrol karena kota tersebut memiliki tim juara.

Untuk siaran TV terestrial, stasiun TV akan menerima tambahan keuntungan sebesar 50 persen dari para pemasang iklan. Slot-slot tambahan sepanjang 30 detik selama pertandingan adalah tambang uang bagi stasiun TV karena satu slot tersebut berharga sekitar lebih dari 200.000 pound.

Sebuah penelitian mendalam yang dilakukan lembaga keuangan bernama Sainsbury’s finance, memperkirakan kalau rata-rata setiap tamu dari Inggris ini akan menghabiskan rata-rata 524 pound untuk kunjungan ke Rusia ini. Jumlah tersebut belum dihitung dengan harga tiket. Secara kumulatif, jika dijumlahkan uang yang dibawa para orang Inggris itu berjumlah sekitar 40 juta pound.

Biaya menginap dua malam di hotel berjumlah sekitar 320 pound, dengan lebih dari 80 pound akan dikeluarkan untuk ongkos taksi dari dan menuju Bandara. Lantas 120 pound akan dihabiskan untuk urusan makan dan minum. Perhitungan untuk soal makan dan minum ini pun sangat mungkin melonjak lagi, sebab jumlah tersebut hanya terwujud jika para penonton bola tersebut menerapkan pola makan sederhana Selengkapnya......

Buntut Final Liga Champion

Ada cerita yang tersisa dari babak final Liga Champions musim 2007-08 antara Manchester United versus Chelsea yang digelar di Luzhniki Stadium, Moskow, Rusia, Rabu, 21 Mei 2008, lalu. Sebagaimana diketahui, MU tampil sebagai jawara setelah unggul 6-5 lewat adu penalti menyusul hasil imbang 1-1 di waktu normal dan perpanjangan waktu.

Seperti yang dilansir Daily Mirror dan The Telegraph, kapten Chelsea, John Terry—pemain yang gagal membawa The Blues jadi jawara Eropa seiring dengan kegagalannya mengeksekusi penalti di kesempatan kelima—kembali jadi sorotan publik.
Dalam tayangan televisi, Terry tampak menyingsingkan kostumnya dan terkesan meludahi striker MU, Carlos Tevez, saat terjadinya insiden pertikaian antara pemain kedua tim di lima menit terakhir babak kedua perpanjangan waktu.

Insiden tersebut membuat Chelsea harus bermain dengan 10 pemain sampai peluit akhir berbunyi setelah wasit Lubos Michel dari Slovakia mengeluarkan kartu merah langsung kepada penyerang Chelsea, Didier Drogba, yang ‘mencolek’ pipi bek MU, Nemanja Vidic.

Menurut The Telegraph, meskipun Tevez tidak akan menuntut aksi Terry secara formal, sejumlah sumber yang sangat dekat dengan Tevez, sangat yakin jika penyerang Timnas Argentina itu benar-benar telah diludahi Terry. Satu tudingan yang dibantah Terry sendiri. "Saya akui ada dorongan dalam peristiwa itu. Tapi, saya bukan tipe yang suka meludah. Tak mungkin saya lakukan itu," tegas Terry seperti yang dikutip The Sun.

Sementara itu, juru bicara UEFA, William Gaillard, menegaskan sampai saat ini pihaknya belum melakukan hal apapun terkait tudingan tersebut. Pasalnya, UEFA—dalam hal ini Komisi Disiplin—terlebih dahulu harus menunggu datangnya laporan lengkap pertandingan dari Michel dan delegasi UEFA yang bertugas di Luzhniki.

“Prosedurnya memang begitu. Kami harus menunggu datangnya laporan dari wasit (Michel) dan delegasi kami. Andaikata, wasit menyatakan melihat insiden tersebut tapi tidak melihat si pemain (Terry) melakukan hal itu (meludahi Tevez), ya sudah, tidak ada kasus yang pantas kami tindaklanjuti,” tegas Gaiilard seperti yang dikutip Daily Mirror.

Akan tetapi, “Jika wasit tidak melihat insiden tersebut, maka kami akan melihat tayang ulangnya. Merujuk kasus terdahulu di Euro 2004—aksi serupa yang dilakukan Francesco Totti (Italia), maka sanksinya adalah tiga pertandingan,” terang Gaillard.

Ketika Euro 2004 digelar di Portugal, Totti tertangkap kamera meludahi gelandang Denmark, Christian Poulsen dalam partai perdana babak penyisihan Grup C antara Italia vs Denmark yang berakhir dengan hasil imbang tanpa gol, 14 Juni 2004. Alhasil, Totti diganjar hukuman larangan tampil sebanyak tiga partai. Selengkapnya......